Biasanya bagi sebagian web programmer, membuat form adalah sebuah ‘hiburan’ tersendiri. Mengutak-atik CSS menyulap form yang tadinya menyesakkan lahan web, menjadi jadi hiasan yang apik. Belum lagi kudu berhadapan dengan yang namanya database. Karena apa gunanya form tanpa database? Ada sedikit rasa puas saat mengetes form dan datanya masuk ke field-field database. Tambah lagi kudu [...]

Banyak netters yang mulai belaar dan mencari tahu tetang SEO terjebak dan tersesat di belantara dunia maya sehingga ujung-ujungnya mereka tetap tidak faham apa itu SEO. Apakah SEO itu semacam metode atau aplikasi atau malah sebuah ilmu sihir? Banyak netters yang belum bisa menjawabnya.
Tayammum secara bahasa artinya (?????)meniatkan atau menyengaja. Sedangkan secara syar’i tayammum artinya mengusap wajah dan kedua tangan dengan debu dengan cara yang ditentukan syariat (Mulakhos Fiqhi). Definisi ini ditetapkan berdasarkan dalil Al Qur’an dan As Sunnah serta ijma. Dan tayammum adalah keutamaan yang dikaruniakan Allah secara khusus kepada ummat Muhammad Shallallahu’alahi Wasallam
Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (dorongan) untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa, dan kalau seandainya orang yang puasa mempunyai dosa seperti buih di lautan niscaya akan diampuni dengan sebab ibadah yang baik dan diberkahi ini.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menjelaskan dalam hadits yang shahih bahwa puasa adalah benteng dari syahwat, perisai dari neraka. Allah Tabaraka wa Ta'ala telah mengkhususkan satu pintu surga untuk orang yang puasa. Puasa bisa memutuskan jiwa dari syahwatnya, menahannya dari kebiasaan-kebiasaan yang jelek, hingga jadilah jiwa yang tenang. Inilah pahala yang besar, keutamaan yang agung ; dijelaskan secara rinci dalam hadits-hadits shahih berikut ini, dijelaskan dengan penjelasan yang sempurna.
Ramadhan adalah bulan kebaikan dan barokah, Allah memberkahinya dengan banyak keutamaan sebagaimana dalam penjelasan berikut ini.
Allah menurunkan kitab-Nya yang mulia sebagai petunjuk bagi manusia, obat bagi kaum mukminin, membimbing kepada yang lebih lurus, menjelaskan jalan petunjuk. (Al-Qur'an) diturunkan pada malam Lailatul Qadar, suatu malam di bulan Ramadhan