Yang diajarkan adalah meringankan mahar dan menyederhanakannya serta tidak melakukan persaingan, sebagai pengamalan kita kepada banyak hadits yang berkaitan dengan masalah ini, untuk mempermudah pernikahan dan untuk menjaga kesucian kehormatan muda-mudi
Sungguh kunci keberhasilan dalam bermuamalah dengan orang lain adalah menunaikan hak orang lain atas kita. Kita memenuhi apa yang sepatut didapatkan oleh yang lain. Maka begitu pula dalam hubungan suami istri. Salah satu kunci langgengnya rumah tangga adalah sang suami menunaikan hak istrinya demikian juga sebaliknya.
Renungkanlah, sungguh suatu musibah yang tak terbayangkan buruknya. Tatkala seorang suami mendapati istri yang dicintainya menggantungkan jimat, wal’iyyadzubillah, atau tatkala ia mendapati istri yang senantiasa berlaku mesra padanya pergi ke kuburan untuk ber-tabarruk (meminta berkah)
Teruntuk masa bujang
Di tempat
Assalamu’alaikum Warahmatullah
Bersama ini aku membawa sebuah kabar. Mungkin kabar baik, mungkin kabar yang membuat sedih. Aku tahu selama ini kau selalu menemaniku, semenjak aku masih dalam pangkuan.Kemana-mana kita selalu bersama. Kadang kau membuatku bahagia, tapi akhir-akhir ini kau membuatku sedih.
Masa bujang, setiap yang datang pasti akan pergi. Begitulah hidup ini. Datang dan [...]
Menikahi orang yang kita cintai itu baru kemungkinan….
Mencintai orang yang kita nikahi itu WAJIB….
Sebuah nasihat yang bagus dan menarik bagi saya, yang sering meneriakkan anti-pacaran ini. Ini adalah sebuah konsep yang Islami, bahwa jangan berlebihan menyukai seseorang. Dan jangan sampai mempunyai pikiran bahwa ‘dia’ satu-satunya wanita yang harus dinikai, ngga mau yang lain.
Ya, perasaan seperti [...]